SULUH RAYA — Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen, personel Polri dari Polres Bireuen turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan UPTD SMP Negeri 1 Samalanga, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan yang terdampak bencana alam. Lumpur dan material sisa banjir menutupi sejumlah ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang belajar mengajar.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan, bahwa pembersihan dilakukan agar lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan layak digunakan oleh siswa maupun tenaga pendidik.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu prioritas pemulihan pascabencana, mengingat perannya yang sangat penting dalam menunjang keberlangsungan proses pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan proses belajar mengajar dapat segera berjalan kembali tanpa hambatan, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga sekolah,” ujar Joko.
Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada upaya kemanusiaan dan pemulihan sosial.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan personel Polri tersebut diharapkan dapat mempercepat normalisasi aktivitas sekolah dan meminimalkan dampak banjir terhadap dunia pendidikan.
“Ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat, termasuk memastikan fasilitas pendidikan tetap terjaga dan dapat digunakan kembali,” pungkasnya.














