SULUH RAYA — Korban dugaan penipuan dan penyalahgunaan dana pengelolaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Parigi Moutong menyampaikan harapan agar laporan mereka segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
Sejumlah pelapor yang menjadi korban mengungkapkan kekecewaan mereka atas dugaan tindakan oknum dari Yayasan Pelita Prabu Berjaya Indonesia. Menurut mereka, oknum tersebut diduga melakukan penipuan dan penyalahgunaan dana terkait pengelolaan SPPG Program MBG.
“Program MBG merupakan program prioritas pemerintah yang sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pemenuhan gizi anak-anak dan masyarakat kurang mampu. Namun, ulah oknum ini justru mencederai citra dan tujuan mulia program tersebut,” ujar salah seorang korban yang enggan disebut namanya, pada Kamis (28/5/2026).
Para korban berharap agar pihak kepolisian secepatnya menindaklanjuti laporan yang telah mereka sampaikan.
“Kami berharap permasalahan ini segera diproses agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masyarakat. Program pemerintah harus dijaga agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut laporan tersebut.
Program MBG sendiri terus digalakkan pemerintah sebagai upaya strategis mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk tetap mendukung program pemerintah sambil meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaannya di lapangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh yang berhak.















